Kamis, 26 November 2015

Seri Zero Class : 1 sampai 3




Penulis : Priscilla Aw
Penerbit : GPU
Harga Paket : Rp.70.000,-
Kondisi : Baru (lepas segel)

 



Nagita Valda murid baru di SMA Nusa Jaya. Dia tidak sadar dirinya berada di tengah pertempuran sengit.

Medannya, kelas 11 IPS 4.

Musuhnya? Tidak terdeteksi.

Asal-muasal penyebab perselisihan belum tersibak kebenarannya oleh Gita.

Banyak rumor mengudara, sesungguhnya pertempuran sengit itu hanya kamuflase. Jika ditelaah lebih detail, segala gejolak dan baku-hantam yang terjadi di kelas itu bersumber dari masalah sepele yang sentimental antara Nathaniel Rahardja, anak pemilik yayasan sekolah, dan Raditya Widiantoro, teman sebangku Gita di kelas.

Gita tak bisa duduk manis menerima situasi itu! Berbekal tekad kuat dan strategi jitu, ia melancarkan serangan balik. Tujuannya jelas, ingin menghancurleburkan segala macam tindakan diskriminasi kolot yang membelenggu 11 IPS 4.

Perlahan... Gita malah masuk terlalu dalam ke setiap jengkal pertikaian. Sampai ia tak lagi mengenali Nathan., yang sebelumnya ia kenal sebagai sosok hangat dan menyenangkan.

Akankah pertempuran di medan sulit ini membuat Gita menyadari siapa kawan dan lawan? Dan berdiri membela pihak yang benar?
__________________________________





Pertempuran babak kedua dimulai!

Gita optimistis akan memenanginya karena memiliki tiga senjata ampuh: sederet keberhasilan yang diraih pada pertempuran sebelumnya, kekompakan anak 11 IPS 4, serta Nathan yang mulai percaya padanya.

Tapi siapa sangka, gempuran dari kubu musuh makin bertubi-tubi, membuat pertempuran kali ini lebih berliku, memusingkan, dan meninggalkan perih. Guna menjauhkan Gita dari sasaran musuh, Nathan dan Radit memutuskan bekerja sama. Namun, rupanya ada seseorang yang lebih dulu menjaga Gita, seseorang yang berjanji melindungi Gita apa pun risikonya.

Celakanya, banyak korban berjatuhan. Persis setelah serangan terakhir diluncurkan, terkuaklah sepenggal masa lalu yang kemudian memetakan konflik tak masuk akal ini dengan jelas hingga semua orang memikirkan ulang apa yang selama ini mereka musuhi: Terjebak di kelas penuh kesialan atau... tanpa sadar dimanfaatkan seseorang untuk membalas dendam?







Ini kesempatan terakhir...
Sekaranglah penentuan nasib kelas 11 IPS 4 untuk tahun ajaran mendatang. Selama ini, kelas 11 IPS 4 dilabeli “kelas murid buangan” oleh beberapa guru dan murid SMA Nusa Jaya.
Mana mungkin Gita nggak frustrasi dengan anggapan itu. Ia bertekad membongkar berbagai kasus yang melibatkan kelasnya dan menghilangkan rumor konyol itu. Belum lagi mesti berhadapan dengan pilihan yang membuat banyak pihak tersakiti.
Sampai kemudian, peristiwa tak terduga terjadi! Membuat Gita harus merelakan perasaannya... dan membuktikan apakah kelas 11 IPS 4 merupakan alat balas dendam atau tempat berlindung bagi siapa pun yang terpinggirkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar